LOPEK DAUN BOMBAN
Lopek,,, lopek,,, sangat khas dan tetap oke sepanjang zaman. Pertahankan
keunikan makanan Kampar yg satu ini.. Berikut cara membuatnya..
Bahannya, Tepung pulut 0,5 kg, parutan kelapa setengah tua 1 buah, santan
kelapa 1 gelas, gula putih 0,5 kg, garam, daun bomban..
Cara membuatnya, tepung dan parutan kelapa beserta garam hingga kuning. Disiram
dgn santan dan diremas kemudian dibulatkan dimasukkan gula seempu kaki.
Dicelupkan santan dan dibungkus dgn daun bomban. Disusun dlm dandang utk
dikukus hingga masak,,,
Selamat mencoba dan selamat menikmati..
Tuesday, March 29, 2016
Wednesday, March 23, 2016
OLUO
merupakan makanan ringan yang nikmat untuk dicicipi.Rasanya yang beda membuat masyarakat kampar sering memakannya. sebagai makanan khas kampar , Oluo merupakan salah satu makanan yang wajib untuk dicicipi oleh para wisatawan yang datang ke kota Kampar.
merupakan makanan ringan yang nikmat untuk dicicipi.Rasanya yang beda membuat masyarakat kampar sering memakannya. sebagai makanan khas kampar , Oluo merupakan salah satu makanan yang wajib untuk dicicipi oleh para wisatawan yang datang ke kota Kampar.
Dengan harga yang cukup murah yakni Rp.15.000 per kotak.
Bahan :
Beras pulut 1 kg
Santan kelapa tua 3 gelas
Gula enau 1 kg
Adas pedas
Kulit manis
Garam secukupnya
Cara membuat :
Pulut direndang hingga kuning dan ditumbuk setengah lumat
Santan dan gula dimasak hingga bergetah
Masukkan pulut dan diaduk
Adonan dimasukkan ke lesung ditumbuk hingga menyatu
Adonan dibulat panjang, dibungkus daun pisang kering yang diikat
ujung ke ujung
Sunday, March 6, 2016
PONGIEK CUBODAK
Bahan :
Nagka
muda 1 buahIkan salai 1 ons
Pati
santan 2 gelas
Santan
8 gelas
Cabe
merah 1 ons
Ketumbar
1 sdt
Bawang
merah 1 ons
Bawang
putih 2 siung
Jahe
seibu jari
Lengkuas
2 ruas jari
Kunyit
sekelingking
Daun
kunyit, serai, jeruk purut, daun salam
Garam
secukupnya
Cara membuat :
Nangka
dipotong dadu, serai, lengkuas tokok, daun disobek
Nangka,
ikan salai, santan bersama bumbu dipanaskan hingga mendidih dengan ditutup
Ketika
mulai kering masukkan pati santan, biarkan mendidih 15 menitTuesday, January 26, 2016
MANGKUOK PALITO DAUN
Ondek dunsanak kasodonyo, manitiok jaliyu nengok makanan iko, namanya MANGKUK PALITO DAUN. Lezat dan manis, cara mknnya juga unik, sekali sedot dan sekali telan, kalo gak begitu bisa tumpah,, heheheheee,,, Berikut cara membuatnya..
Bahannya, Pati santan 1,5 gelas, gulo sokau/enau 2 batang, garam secukupnya..
Kelengkapannya, mangkuk kecil 20 buah, tapisan santan, dandang pengukus...
Cara membuatnya, mangkuk disusun dlm kukusan dimasukkan gula enau setelunjuk, mangkuk diisi pati santan 2/3 penuh, kukusan dijerang beberapa lama hingga masak..
Ondek dunsanak kasodonyo, manitiok jaliyu nengok makanan iko, namanya MANGKUK PALITO DAUN. Lezat dan manis, cara mknnya juga unik, sekali sedot dan sekali telan, kalo gak begitu bisa tumpah,, heheheheee,,, Berikut cara membuatnya..
Bahannya, Pati santan 1,5 gelas, gulo sokau/enau 2 batang, garam secukupnya..
Kelengkapannya, mangkuk kecil 20 buah, tapisan santan, dandang pengukus...
Cara membuatnya, mangkuk disusun dlm kukusan dimasukkan gula enau setelunjuk, mangkuk diisi pati santan 2/3 penuh, kukusan dijerang beberapa lama hingga masak..
Saturday, January 23, 2016
MAKANAN KHAS KAMPAR
Roti atau kue jala merupakan salah satu makanan yang berasal dari Riau, tepatnya sih di Tanjungpinang. Namun, sebenarnya asal usul munculnya roti jenis ini adalah dari India, dan lebih dikenal dengan sebutan roti prata, dan biasanya disajikan dengan kuah kari.
Selain di India makanan ini juga menjadi kegemaran di Malaysia, dan juga di negara-negara ASEAN. Soal nama, mungkin bunda akan bertanya kenapa kue ini bernamakan kue jala iya? Hehe. Nama itu tentunya diambil karena bentuknya yang mirip jaring jala yang digunakan untuk menangkap ikan.
Untuk mendapatkan kue jala, bunda sebenarnya tidak perlu risau, karena di Indonesia sendiri sudah dapat kita temukan di sejumlah restoran yang ada, dan sudah pasti setiap restoran atau rumah makan yang menyediakan menu masakan tersebut memiliki penyajian yang berbeda-beda. Iya para cheff berkreasi dengan imajinasinya masing-masing deh :)Biasanya kue jala ini menjadi pilihan pada perayaan istimewa dan dihidangkan dengan kari atau gulai ayam atau daging. Makanan ini pun mirip dengan Crepes garing, rasanya asin dan gurih. Dan juga sebelum dibentuk hampir mirip dengan Kue cubit laba-laba
Nah untuk bunda yang ingin mendapatkan ciri khas rasa dari kue tersebut, cara membuat masakan ini terbilang begitu mudah, begitu pula dengan bahan-bahan yang akan kita gunakan sangat mudah dijumpai dimana pun. Dari tadi hanya babibu pastinya para bunda di rumah cukup penasaran dengan yang namanya roti atau kue jala kan? , karena bentuknya yang terdengar unik dan menawan. Langsung kita simak resepnya di bawah ini yuk :
Waktu pembuatan kue :
Peralatan yang dibutuhkan :
Bahan dan cara membuat Kue Jala
Bahan :
Sedikit Tips Membuat Kue Jala:
Cara membuat roti jala :
Sebenarnya semua itu begitu mudah dilakukan kok bunda, mungkin belum ada keberanian untuk kita mencobanya betul? Tapi bunda perlu mencoba lho resep dan cara membuat roti jala ini :)
Selamat berkreasi bunda :)
Roti atau kue jala merupakan salah satu makanan yang berasal dari Riau, tepatnya sih di Tanjungpinang. Namun, sebenarnya asal usul munculnya roti jenis ini adalah dari India, dan lebih dikenal dengan sebutan roti prata, dan biasanya disajikan dengan kuah kari.
![]() |
| Ilustrasi Roti Jala |
Selain di India makanan ini juga menjadi kegemaran di Malaysia, dan juga di negara-negara ASEAN. Soal nama, mungkin bunda akan bertanya kenapa kue ini bernamakan kue jala iya? Hehe. Nama itu tentunya diambil karena bentuknya yang mirip jaring jala yang digunakan untuk menangkap ikan.
Untuk mendapatkan kue jala, bunda sebenarnya tidak perlu risau, karena di Indonesia sendiri sudah dapat kita temukan di sejumlah restoran yang ada, dan sudah pasti setiap restoran atau rumah makan yang menyediakan menu masakan tersebut memiliki penyajian yang berbeda-beda. Iya para cheff berkreasi dengan imajinasinya masing-masing deh :)Biasanya kue jala ini menjadi pilihan pada perayaan istimewa dan dihidangkan dengan kari atau gulai ayam atau daging. Makanan ini pun mirip dengan Crepes garing, rasanya asin dan gurih. Dan juga sebelum dibentuk hampir mirip dengan Kue cubit laba-laba
Nah untuk bunda yang ingin mendapatkan ciri khas rasa dari kue tersebut, cara membuat masakan ini terbilang begitu mudah, begitu pula dengan bahan-bahan yang akan kita gunakan sangat mudah dijumpai dimana pun. Dari tadi hanya babibu pastinya para bunda di rumah cukup penasaran dengan yang namanya roti atau kue jala kan? , karena bentuknya yang terdengar unik dan menawan. Langsung kita simak resepnya di bawah ini yuk :
Resep Kue atau Roti Jala Praktis
Waktu pembuatan kue :
- 15 menit untuk persiapan
- 30 menit untuk memasak
Peralatan yang dibutuhkan :
- Wadah
- Sendok teh
- Spatula / ballon whisk
- Wadah bercorong
- Saringan
Bahan dan cara membuat Kue Jala
Bahan :
- 150 gram tepung terigu protein sedang
- ½ sendok teh garam
- 2 butir telur ayam
- 300 ml santan
- 1 sendok makan margarin
Sedikit Tips Membuat Kue Jala:
- Ayaklah terlebih dahulu tepung terigu yang akan digunakan supaya bisa menghasilkan kue yang lembut.
- Penyaringan diperlukan agar adonan saat di dadar tidak bergerindil, tentunya jauh lebih halus.
Cara membuat roti jala :
- Siapkan wadah ukuran sedang, masukkan tepung terigu, garam tambahkan santan aduk menggunakan spatula atau baloon whisk.
- Selanjutnya tuangkan telur ke dalam campuran terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata dan menjadi adonan yang halus. Tambahkan margarin aduk kembali hingga rata.
- Saring adonan menggunakan saringan dengan lubang agak besar.
- Masukkan adonan ke dalam wadah bercorong (botol saus dengan ujung runcing panjang) atau menggunakan plastik segitiga.
- Siapkan wajan datar anti lengket, oleskan sedikit minyak atau margarin, panaskan dengan api kecil. Dadar adonan dengan bentuk menyilang atau kotak-kotak seperti jala.
- Biarkan adonan hingga matang, berwarna kuning keemasan. Tuangkan lembaran roti ke wadah datar (piring), lipat jadi empat kemudian lipat menjadi dua berbentuk segitiga. Atau lipat jadi dua dan gulung lembaran roti. Sesuai keinginan bunda di rumah.
- Lakukan hingga semua adonan habis. Sajikan roti jala dengan kari ayam.
Sebenarnya semua itu begitu mudah dilakukan kok bunda, mungkin belum ada keberanian untuk kita mencobanya betul? Tapi bunda perlu mencoba lho resep dan cara membuat roti jala ini :)
Selamat berkreasi bunda :)
Friday, October 23, 2015
LAPEK BUGI
BERITA RIAU, KAMPAR - Lepat Bugi atau Lopek Bugi adalah kuliner khas Kabupaten Kampar.
Makanan ini banyak kita jumpai di sepanjang jalan di Jalan Lintas
Pekanbaru Bangkinang tepatnya di dekat Jembatan Danau Bingkuang.
Untuk menikmati makanan tradisional Kampar
ini anda tidak perlu jauh-jauh datang ke negeri yang terkenal dengan
kota serambi mekah ini. Pasalnya di Pekanbaru juga sudah ada yang
menyajikannya.
Mengapa mengambil istilah bugi ini karena berdasarkan kue yang sudah
turun-temurun waktu dulu untuk membuat beras ketan ini ditumbuk terlebih
dahulu menggunakan lesung.
“Nah beras ketan yang ditumbuk halus menggunakan lesung itu yang
orang-orang tua dulu menyebutnya bugi. Saya masih bertemu dengan proses
pembuatan ini dulu waktu masih kecil-kecil,” sebut Mariana pemilik
warung lepat bugi di Pekanbaru ini.
Tetapi sekarang, lanjutnya jika ingin membuat lopek bugi, tidak perlu
lagi menumbuk-numbuknya. Karena sudah ada dijual yang halusnya. Namanya
tepung beras ketan. Makanan yang ada isi kelapa di dalamnya ini rasanya
manis dan enak dijadikan cemilan sore atau sarapan pagi.
Menurut Mariana, untuk membuat lopek bugi ini, bahan-bahan yang
diperlukan cukup mudah dicari antara lain tepung ketan , kelapa, gula
putih santan dan daun pisang untuk membungkusnya.
“Pulut atau ketan ini ada yang putih dan ada juga yang hitam. Tetapi
dalamnya sama tetap inti kelapa. Hanya di luarnya saja yang beda. Kalau
menggunakan ketan putih berarti warnanya putih sedangkan kalau
menggunakan ketan hitam warnanya hitam pula,” jelasnya.
Cara membuatnya tambah Mariana tepung ketan dan santan ditambah dengan
garam dan air secukupnya diadon sampai rata. “Perkiraannya sampai adonan
kalis dan bisa dibentulah,” sebutnya.
Sedangkan untuk membuat intinya kelapa parut, gula, sedikit vanilla, garam secukupnya dan daun pandan disangrai sekitar setengah jam. “Daun pandan kita gunakan supaya lebih wangi ia,” katanya.
Proses menyangrai ini, lanjutnya harus terus diaduk rata tidak boleh dan
apinya kecil tidak boleh besar. Karena bisa hangus. “Kalau tidak lama
menyangrainya, isinya cepat basi. Makanya membuat kue ini walaupun
bahannya cukup mudah. Tapi proses membuatnya juga lumayan cukup lama,”
katanya.
Setelah masak, biarkan dingin sejenak intinya. Lalu baru dimasukkan ke
dalam adonan ketan. Setelah itu baru dibungkus dengan daun pisang
dikukus sekitar setengah jam.(wis)
Thursday, February 5, 2015
LEMANG / LOMANG


Bahan membuat lemang
- 1 L beras ketan
- 1 L santan kelapa
- Garam
- 1 batang bambu muda
- Daun pisang
Cara membuat lemang
- Beras ketan cuci hingga bersih lalu campurkan beras ketan dengan santan kelapa dan garam lalu aduk hingga rata.
- Masukan daun pisang ke dalam bambu dengan cara digulung, sebagai pelapis atau wadah beras ketan di dalam bambu.
- Setelah daun bambu dimasukkan dan usahakan tinggi daun pisang melebihi tinggi bambu lalu masukan beras ketan yang sudah kita campur dengan garam dan santan kelapa.
- Selanjutnya bakar bambu yang sudah berisi beras ketan (lemang) dengan posisi agak miring mengarah ke api.
- Usahakan matangnya rata, dengan cara sering-sering memutar bambu.
- Kalau bambu sudah agak terbakar luarnya berarti lemang sudah masak, untuk memastikan lemang sudah masak atau belum kita juga bisa melihat dengan cara membuka daun pisang pada ujung bambu.
- Jika sudah masak keluarkan lemang di dalam bambu dengan cara membelah bambu dan jangan ditarik daun pisangnya.
- Jika sudah dikeluarkan lemang pun siap dihidangkan.
masyrakat kampar biasanya membuat lemang 1 hari sebelum hari raya idul fitri dan hari raya idul adha namun anda tidak tidak perlu menunggu hari raya di pasar impres bangkinang setiap hari rabu ada yang menjualnya
Subscribe to:
Posts (Atom)



